Kasih Allah luar biasa. Masih ingat dengan lagu pujian yang berjudul: “Kasih Allahku Sungguh T’lah Terbukti?” Inilah sepenggal syair pujian tersebut: Kasih Allahku sungguh t'lah terbukti. Ketika Dia serahkan Anak-Nya. Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku. Tak ada kasih seperti kasih-Nya. Bisa di nyanyikan secara berulang – ulang sambil menghayati kata demi katanya. Memang kasih Tuhan Allah tidak ada bandingnya. KasihNya sungguh luar biasa. Pernah Saudara merasakan kasih Allah? Masih ingat, kapankah? Coba ceritakan!
Mari belajar tentang kasih Allah melalui bacaan hari ini yang diambil dari Kitab Yunus. Kitab Yunus adalah salah satu dari kitab-kitab ke dua belas nabi kecil. Pokok pemberitaan Kitab Yunus adalah tentang hubungan antara TUHAN dengan nabiNya. Oleh karena itu, TUHAN memanggil Yunus untuk ke dua kalinya dan ia pun pergi ke Niniwe. Dengan mengutus Yunus ke Niniwe ibu kota Asyur, kasih dan kemurahan hati TUHAN yang sedemikian besar menjadi nyata. Akhirnya, Yunus pergi ke Niniwe dan bernubuat terhadap kota yang penduduknya banyak melakukan kejahatan.
Setelah Yunus memasuki kota Niniwe sehari perjalanan, Nubuat yang di sampaikan olehnya sudah jatuh pada tanah yang subur. Nubuat Yunus sangat menarik perhatian bagi orang Niniwe dan di terima sebagai firman Allah. Orang-orang Niniwe menerima hukuman Allah dan mengakui bahwa tingkah laku mereka adalah jahat. Oleh karena itu, mereka bertobat, mengubah cara hidupnya secara total. Secara lahiriah di wujudkan dengan berpuasa dan berkabung. Secara batiniah diwujudkan dengan berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan percaya kepada Allah. Inilah pertobatan orang Niniwe yang sangat radikal, pertobatan yang mengikut sertakan semua binatang – binatangnya. Kepercayaan orang Niniwe mengungkapkan diri dalam harapan: ‘siapa tahu’, Allah menyesal dan tidak akan melaksanakan rencananNya terhadap mereka. Orang Niniwe meyakini bahwa Allah terikat kepada kasih setiaNya kepada manusia.
TUHAN melihat kesungguhan hati orang – orang Niniwe yang bertobat dan mengubah cara hidup mereka, sehingga Ia membatalkan rencana penghukuman itu. Dalam hal ini, TUHAN mempunyai kebebasan terhadap perkataan yang telah diucapkan oleh nabiNya. TUHAN mempunyai kebebasan untuk menyelamatkan orang yang bertobat. Namun Yunus tidak dapat menerima kebebasan itu karena nubuat yang pernah diucapkan tidak terjadi dan tidak sampai. Walaupun demikian, Yunus mengetahui bahwa TUHAN adalah Allah yang pengasih dan penyayang, yang Panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak di datangkanNya. Singkatnya, inilah bukti bahwa TUHAN mengasihi dengan jalan menyelamatkan orang Niniwe dan semua ternaknya. Inilah Kasih karunia TUHAN, yang dari padanya manusia hidup.
Kitab Yunus adalah ceritera yang bersifat pengajaran. Nabi Yunus mendapat pengajaran yang sangat penting dan sungguh berharga melalui pengalaman hidupnya. Pengajaran ini juga sangat penting dalam kehidupan orang percaya di jaman ini. Seperti pujian diatas, Kasih Allahku Sungguh T’lah Terbukti. Tidak ada kasih yang sempurna seperti kasihNya. Tuhan mengasihi, memelihara kehidupan dan menunjukkan belas kasihan kepada semua orang. Mari kita semua semakin mempercayai kemurahan kasih-Nya. Mari membuka diri untuk selalu siap di pakai Tuhan menjadi alat untuk menyatakan kasih-Nya yang tidak terbatas kepada semua orang. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
🙏
Mari Berdoa
Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami.
Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.