Renungan Harian

ALLAH MENGHENDAKI KEHIDUPAN

📖
Roma 8:11 (6-11)
— Firman Tuhan
22 Mar 2026
Sejak mula (zaman penciptaan), Allah menghendaki kehidupan bukan kematian. Melalui penyediaan taman eden yang menyejahterakan hingga pemberian perintah agar tidak memakan buah terlarang, menunjukkan bahwa Allah tidak hanya menghendaki kehidupan, melainkan menyiapkan suatu tatanan yang menuju kehidupan. Sayangnya, ketika manusia pertama itu mulai tergoda oleh rayuan si ular, mereka jatuh ke dalam dosa. Sejak saat itu, relasi menjadi tidak harmonis lagi dan ujung dari kehidupan daging manusia sudah ditentukan, yaitu kematian! Kendati demikian, sifat Allah tidak berubah. IA tetaplah Allah yang setia dan senantiasa menghendaki serta berkarya demi kehidupan ciptaan-Nya. Itu sebanya IA menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus untuk menjadi korban agar manusia dan seluruh ciptaan-Nya kembali memperoleh kehidupan. Di dalam dan melalui Yesus Kristus, seluruh ciptaan berpengharapan menerima Roh Kudus yang memimpinnya untuk memperoleh kehidupan yang baru, yaitu hidup dalam tuntunan Roh Allah. Sebab demikianlah kesaksian penulis Kisah Para Rasul sebagaimana menjadi bacaan bagi kita saat ini. Panggilan bagi orang percaya. Sebagaimana Firman Tuhan yang dinyatakan kepada kita hari ini, kita dapat belajar beberapa hal: 1. Allah menhendaki kehidupan. Demi mewujudkan kehendak-nya, IA mengorbankan Putra tunggal-Nya untuk mengalami kesengsaraan dan bahkan kematian di kayu Salib hingga akhirnya bangkit di hari yang ke-3. Kiranya kehendak dan tindakan Allah ini menginspirasi kita untuk meneladan perbuatan-Nya yang kita nyatakan kepada sesama ciptaan Allah (manusia, hewan dan alam) 2. Hidup baru dalam Roh. Setiap kita yang percaya kepada-Nya, telah dikaruniai Roh Kudus untuk tinggal di dalam kehidupan kita, menuntun kita menjalani hidup yang baru. Itu berarti, kita dipanggil untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang hanya sekadar mementingkan ego sendiri dan tidak peduli pada yang menderita atau terluka (termasuk alam). Bersama kita dipanggil untuk hidup demi kepentingan kehidupan yang lebih luas. Mari kita lebih peduli pada yang terluka dan menderita untuk beroleh pengharapan melalui perbuatan kita. Kiranya kita semua dimampukan untuk dapat mewujudkan Firman Tuhan ini dalam kehidupan sehari-hari. Roh Kudus yang tinggal dalam hati kita, akan senantiasa menolong dan memampukan kita semua. Amin.
🙏

Mari Berdoa

Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami. Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Renungan Lainnya Kembali ke Beranda