Renungan Harian

PERCAYA KEPADA TUHAN

📖
Kejadian 12: 1-4a
— Firman Tuhan
01 Mar 2026
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Orang Kristen sering juga disebut sebagai ‘orang percaya’ maksudnya orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus bersabda dalam Injil Luk.9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Percaya berarti menyangkal diri dan mengikut Tuhan Yesus, taat kepada Tuhan Yesus, walaupun kehendak Tuhan Yesus tidak seperti yang kita harapkan, inginkan. Kita taat karena ‘percaya’ bahwa kehendak Tuhan Yesu situ ‘Kebenaran’ maka orang percaya taat dengan kesadaran dan kemantapan, bukan karena terpaksa. Dalam bacaan kita dikisahkan tentang Abram, bagaimana Allah memanggil Abram untuk meninggalkan Negri, sanak saudara, rumah Bapanya untuk pergi ke negri yang akan ditunjukkan oleh Allah. Perintah Allah ini disertai janji : Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Dan Abram percaya maka Abram taat, lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya. Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Inilah contoh ‘percaya’ walau perintah Allah itu sangat sulit dimengerti, bagaimana nanti ke depannya, bagaimana Allah akan mewujudkan janji-Nya, yang sepertinya tidak mungkin tetapi Abram mengambil keputusan untuk percaya kepada Allah. Ada beberapa pokok penting yang dapat kita pelajari dari bacaan kita : 1. Perintah TUHAN itu untuk kebaikan kita. Perintah TUHAN bukan untuk mengsengsarakan kita justru untuk kebaikan kita, karena rencana TUHAN itu luar biasa untuk kita. Abram akan dijadikan bangsa yang bersar dan menjadi berkat. 2. Ketaatan akan perintah TUHAN Adalah bukti PERCAYA. Jika Abram tidak berangkat, maka dia tidak percaya dengan TUHAN, Abram berangkat karena percaya apa yang difirmankan TUHAN itu benar. 3. Percaya kepada TUHAN bukan tanpa tantangan. Percaya kepada TUHAN akan diuji dengan peristiwa-peristiwa yang akan kita hadapi, justru itu menjadi ujian percaya kita, apakah kita setia untuk percaya. Jika kita setia untuk percaya, maka kita akan ‘melihat’ karya Allah yang luar biasa. Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus. Mari kita belajar untuk percaya, kita terus hidupi percaya kita dengan ketaatan kepada Firman-Nya. Ketaatan kepada Firman-Nya tidak akan membuat kita kecewa, tetapi justru membawa kita kepada kebahagiaan yang sejati. AMIN
🙏

Mari Berdoa

Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami. Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

Renungan Lainnya Kembali ke Beranda