Hari ini menurut kalender gerejawi adalah minggu 2 setelah epifani dengan warna liturgi hijau. Minggu ini sesuai dengan agenda 2026 milik Sinode Gereja-gereja Kristen Jawa (GKJ) memiliki tema mengenal untuk mengikutiNya. Sejalan dengan tema renungan warta gereja ini, umat diajak untuk makin mengenal dan setia mengikut Tuhan Yesus. Jika ada pertanyaan, siapakah Yesus? Dari mana saudara mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus? Inilah yang akan umat pergumulkan melalui bacaan Injil Yohanes 1:29-42. Oleh karena itu, mari belajar dari pengalaman iman Yohanes Pembaptis, Andreas dan Simon.
Pengalaman iman Yohanes Pembaptis bersama Tuhan Yesus mempunyai dampak yang luar biasa. Perjumpaan antara Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus bermula biasa saja namun pada akhirnya menjadi sebuah kesaksian yang indah. Menurut injil Yohanes ada hal yang menarik yaitu pengenalan Yohanes Pembaptis kepada Tuhan Yesus sungguh nyata ayat 34 yaitu bahwa βIa inilah Anak Allahβ. Pengalaman iman Yohanes Pembaptis ini berkembang dengan sebuah peneguhan ketika ia membaptis Yesus di sungai Yordan lalu Roh turun dari langit seperti merpati di atas Yesus.
Pengalaman iman Yohanes Pembaptis ini membawa dampak positif kepada orang-orang yang ada didekatnya yaitu Andreas dan Simon. Andreas dan Simon mulai mendengar, memperhatikan, tertarik dari pengalaman iman Yohanes Pembaptis lalu mengenal dan mengikuti Tuhan Yesus. Inilah kesaksian Yohanes pembaptis tentang Tuhan Yesus yang berdampak kepada para muridnya yaitu Andreas dan Simon. Sungguh menarik kesaksian Yohanes Pembaptis melalui pengalaman imanya ternyata melalui proses yang berantai menuju ke Andreas dan Simon. Kaingintahuan para murid untuk mengenal Tuhan Yesus membawa perubahan dalam hidup mereka. Berkat pengalaman iman Yohanes Pembaptis, menggerahkan hati Andreas untuk mengenal, berjumpa secara pribadi dengan Tuhan Yesus. Pengenalan Andreas akan Tuhan Yesus menjadi semakin intim ketika ia boleh tinggal bersamaNya. Akhirnya Andreas mampu melakukan sebuah pengakuan yang cukup luar biasa bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias.
Selanjutnya bagaimana dengan Simon? Dari mana Simon mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus? Ternyata proses berantai untuk mengenalkan Tuhan Yesus masih terus berjalan. Simon makin mengenal Tuhan Yesus berawal dari kesaksian dan ajakan Andreas. Selanjutnya Simon menanggapi dengan serius ajakan Andreas sehingga pada akhirnya berjumpa pribadi dengan Tuhan Yesus.
Bacaan hari ini sungguh menarik bahwa untuk mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus membutuhkan yang namanya niat dan komitmen pribadi. Artinya penulis Injil Yohanes ingin menunjukkan bahwa ada kesungguhan dari pribadi para murid dalam mengikuti Tuhan Yesus. Sehingga dengan demikian, mengenal dan mengikut Tuhan Yesus memerlukan inisiatif pribadi, sikap proaktif, dan kesediaan untuk setia dibentuk sebagai muridNya. Menurut bacaan hari ini, Tuhan Yesus tidak memanggil para murid namun kedua murid Yohanes tersebut yang berinisiatif untuk mengenal dan mengikuti Yesus. Kiranya kesaksian berantai melalui pengalaman iman ini menginspirasi untuk makin menghayati, mengenal dan mengikut Tuhan Yesus. Tuhan Yesus memberkati. Amin.
π
Mari Berdoa
Tuhan, terima kasih atas firman-Mu yang menjadi pelita bagi langkah kami.
Bantulah kami untuk menerapkan kebenaran ini dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.
π’ Bagikan Renungan Ini